Rabu, 23 Oktober 2019

UJIAN TENGAH SEMESTER E-BUSINESS

UJIAN TENGAH SEMESTER E-BUSINESS


NAMA : Tiger Leonardo
NIM     : 3170195

SOAL
1. Jelaskan infrastruktur apa saja yang harus ada agar bisnis online anda bisa berjalan dengan baik?

JAWAB
Banyak perusahaan telah membuktikan bahwa infrastruktur e-business dapat memberikan manfaat langsung terhadap perusahaan dan bagi kelangsungan hidup perusahaan tersebut. Infrastruktur e-business terdiri dari berbagai macam komponen teknologi informasi yang memberikan layanan bersama dan menyediakan kemampuan untuk menjalankan berbagai aplikasi bisnis. Aplikasi bisnis tersebut melakukan berbagai macam proses bisnis pada perusahaan yang memungkinkan untuk mengubah kondisi bisnis perusahaan menjadi lebih baik.
Dua hal yang sangat dibutuhkan perusahaan adalah infrastruktur e-business serta aplikasi bisnis yang efektif untuk memenuhi peningkatan kebutuhan pelanggan tanpa meningkatkan biaya. Oleh karena itu, komponen infrastruktur e-business yang dimiliki harus dapat mencerminkan implementasi aplikasi bisnis utama dan selaras dengan strategi bisnis perusahaan.
Infrastruktur e-Business adalah salah satu perangkat keras dan perangkat lunak yang mana digunakan untuk mengirim suatu e-busseniss layanan kepada kariyawan, pelanggan maupun mitra diaman infrastruktur e-Business sendiri digunakan sebagai suatu penunjang kegiatan.
Infrastruktur e-Business terdiri dari 5 layer yaitu:
1. E-business Services applications : Layer pada proses e-business yang merupakan bentuk strategi bisnis dalam bentuk jaringan, pemodelan, konsep untuk memberikan pelayanan dan mencapai suatu target menggunakan aplikasi. Contoh: CRM, SCM.
2. Systems software : Layer e-business ini merupakan perangkat lunak yang digunakan sebagai pendukung proses e-business dalam mencapai suatu tujuan dari tiap rencana serta target dari suatu perusahaan. Contoh: Web browser, server software, DBMS Transport or Network.3. Transport or Network : Pada layer ini e-business merupakan peralatan melalui sebuah jaringan yang mana mempermudah setiap kegiatan bisnis. Contoh: Physical network.4. Storage/Physical : Lapisan di mana mencakup penyimpanan data baik yang tersimpan di dalam penyimpanan magnetis di dalam server web ataupun media penyimpanan sementara. Contoh: RAM.5. Content and Data : Lapisan yang mencakup isi dari data yang tersimpan seperti data konsumen, data transaksi dan lain sebagainya. Contohnya Web Content dan data Transaksi.
SOAL
2. Dengan melihat perilaku pembelian online oleh konsumen Indonesia itu, jelaskan peluang dan tantangan yang dihadapi para pelaku bisnis online
JAWAB
Bisnis Online seakan telah menjadi bagian hidup bagi para pebisnis. Banyaknya keuntungan yang ditawarkan oleh bisnis online inilah yang menjadikan Bisnis Online menjadi pilihan wajib bagi para pebisnis.
Beberapa keuntungan yang ditawarkan oleh Bisnis Online kepada para pelakunya adalah jangkauan pasar yang sangat luas, waktu dan tempat yang flexibel dan tidak ada yang bisa memerintah kita. Hal ini jika dilihat dari kaca mata pebisnis jelas merupakan sebuah peluang yang sangat bagus dan besar untuk melebarkan sayap bisnis mereka bahkan hingga sampai ke tingkat Internasional.
Selain itu, Indonesia sempat masuk dalam daftar negara dengan potensi pertumbuhan industri e-commerce yang cerah, namun hal itu tidak membuat perjalanan industri e-commerce Indonesia berjalan mulus. Bahkan sempat pula dikatakan masih banyak pelaku industri yang merugi. Ada empat tantangan yang mungkin harus dihadapi oleh industri e-commerce Indonesia.
1. Banyaknya pengguna Internet yang tidak sejalan dengan tingkat penjualan e-commerce.
Indonesia yang dikenal sebagai negara berpenduduk terbanyak keempat di dunia diketahui memiliki jumlah pengakses internet yang juga cukup banyak. Namun tidak disangka hal tersebut rupanya tidak berdampak cukup baik terhadap tingkat penjualan e-commerce di Indonesia. Walau begitu, diproyeksikan pertumbuhan nilai penjualan e-commerce Indonesia ditargetkan akan bertumbuh dua kali lipat pada tahun-tahun mendatang, yang diikuti pula dengan pertumbuhan mobile commerce di Indonesia yang diprediksi akan ikut mendongkrak pertumbuhan ini. Belum lagi dengan bertumbuhnya pengguna internet di wilayah Indonesia timur juga mampu mendatangkan potensi yang positif bagi bisnis e-commerce Indonesia.2. Akses belanja online di Indonesia masih didominasi oleh kalangan professional. Mayoritas trafik tertinggi dalam aktivitas belanja online berkisar di dalam waktu “jam-jam kantor”. Trafik pembelanjaan online akan meningkat lagi di waktu sore hari atau setelah para pekerja selesai istirahat makan siang. Hal ini menurutnya dikarenakan para pembelanja lebih merasa mudah mengakses situs-situs e-commerce di kantornya ketimbang mengaksesnya di rumah. Masalah ini berkaitan dengan masih lambatnya koneksi jaringan internet di rumah.3. Konsumen Indonesia masih menyukai belanja online lewat cara “konvensional”. Walau sudah serba online, nyatanya konsumen Indonesia saat ini masih jauh lebih menikmati belanja online dengan cara lama seperti lewat grup di BlackBerry Messenger (BBM), classified marketplace, forum, hingga layanan jejaring sosial seperti Facebook dan lain-lain. Semua layanan ini merupakan sistem belanja online yang bisa mempertemukan antara penjual dan pembeli (C2C). Kondisi ini memberikan suatu kesimpulan singkat akan tingkat kepercayaan konsumen di Indonesia masih dipertaruhkan.4. Masih terbatasnya layanan pembayaran dan keperluan logistic. Tantangan ini bisa membuktikan bahwa e-commerce bisa menjadi solusi terbaik bagi konsumen Indonesia di tengah-tengah buruknya infrastruktur transportasi. Untuk masalah pembayaran, walau saat ini telah banyak penyedia layanan pembayaran online yang bermunculan, nyatanya para pelaku e-commerce saat ini masih banyak mengadopsi layanan pembayaran manual dengan transfer antar rekening maupun kartu kredit. Masalah seperti ini juga seharusnya menjadi isu yang patut diperhatikan oleh para pelaku e-commerce demi memajukan iklim industri e-commerce Indonesia di masa mendatang.
SOAL
3. Jelaskan bagaimana cara untuk menentukan domain name bisnis online!
JAWAB
Ketika ingin memiliki toko online maka nama domain harus dipikirkan terlebih dahulu. Domain harus unik dan sesuai dengan apa yang dijual atau sesuai dengan merek yang dimiliki. Tidak sedikit pelaku toko online gagal karena memiliki domain toko online yang sulit untuk disebutkan. Ada beberapa hal yang harus dipahami dalam menentukan nama domain toko online yang akan kita jalani seperti berikut ini:
1. Merek
Ketika usaha kita sudah memiliki merek maka sebaiknya nama merek tersebut yang dijadikan nama domain. Jika nama merek yang dijadikan domain maka merek tersebut akan semakin dikenal oleh orang banyak, selain itu kita akan semakin mudah menemukan komunitas merek karena sudah memiliki wadah online untuk saling berkomunikasi atau berkomentar tentang produk baru dari merek yang Anda jual.
2. Market yang Ingin Dituju
Jika Anda belum menemukan nama merek sendiri atau produk yang dijual berbagai macam merek namun Anda mengalami kebingungan menemukan nama domain maka yang harus dilakukan adalah menganalisa market yang ingin dituju. Apakah market tersebut seorang wanita, pria, tua, muda atau market yang ingin dituju adalah komunitas tertentu seperti komunitas olahraga, komunitas motor. Dengan menemukan komunitas yang ingin dituju, maka Anda akan menemukan domain toko online dengan mudah. Contoh jika target Anda adalah komunitas motor dan produk yang dijual adalah perlengkapan motor, Anda bisa menamakan accessoriesmotor.com, sparepartmotor.com, dan masih banyak lagi ide-ide yang akan muncul.
3. Penggunaan Huruf
Nama domain jangan juga yang aneh atau sulit disebutkan dan mengandung makna lebih dari satu. Pastikan nama domain yang ingin diberikan mudah untuk diingat. Berilah nama dengan pelafalan yang baik seperti sepatu.com, sepatuku.com. Jika nama tersebut telah tersedia, Anda bisa menambahkan satu kata atau 2 kata seperti sepatuanak.com atau keranjangsepatuku.com. Untuk pemberian nama domain sebaiknya maksimal 3 kata, karena jika lebih dari 3 kata maka pengunjung toko online akan merasa kesulitan untuk mengetiknya.
4. Produk yang Dijual
Untuk memudahkan Anda menemukan nama domain, Anda bisa menggunakan produk atau usaha yang Anda jual. Contoh jika Anda menjual risoles, Anda bisa memberikan nama risoles.com, risolesenak.com.
Tips Menentukan Nama Domain Anda
1. Mudah Untuk Diingat
Menurut beberapa orang, dua puluh huruf adalah jumlah maksimal untuk nama sebuah domain. Karena jika lebih dari jumlah tersebut, bisa dipastikan domain anda akan sulit untuk diingat.
2. Mudah Diucapkan
Sebenarnya saat kita mudah mengucapkan sebuah nama, maka kita juga akan mudah juga mengingatnya. Jadi tentukan nama domain yang sangat mudah untuk diucapkan.
3. Ekstensi yang digunakan pas
Seperti kita ketahui, jika suatu domain pasti akan selalu diakhiri dengan ekstensi .com, .net, .org, .co.id, ac.id, .go.id dan lainnya. Maksud dari ekstensi yang pas sendiri yaitu jangan sampai anda memilih nama domain yang tidak cocok dengan isi blog. Misalnya blog tentang games, anda pasang di domain ac.id.
4. Memakai Keyword atau nama pribadi
Jika anda akan membuat blog pribadi maka tidak ada salahnya untuk memakai nama pribadi anda pada domain. Jika anda mempunyai kata kunci untuk dioptimasi, maka sangat dianjurkan untuk menyisipkan kata kunci tersebut sebagai nama domain. Misalnya saya mempunyai produk obat diabetes, maka saya akan membeli domain yang terdapat kata tersebut obat-diabetes.net.

Kamis, 03 Oktober 2019

Konsep E-business

Deskripsi

Membahas mengenai bisnis internal,
kolaborasi berbagai bentuk e-bisnis, serta
keterkaitan e-business dengan e-commerce
berbagai bentuk application.

Tujuan

Untuk meningkatkan pemahaman
mengenai e-business dan pentingnya
e-business dalam dunia bisnis saat ini.

Tradisional vs Elektronik

Tradisional
• Sulit promosi & akses pasar
• Face-to-face
• Paperwork
• Biaya tinggi & birokrasi
• Prosedur manual
• Pasar kurang kompetitif
• Butuh pegawai banyak
• Akses pasar mudah

Elektronik
• Penilaian independent
• Negosiasi & penawaran
standard
• Paperless
• Alur informasi transparan
• Anywhere-anytime
• Keamanan?

Apakah E-Commerce itu?

Pada dasarnya, cukup banyak definisi tentang konsep EC
tersebut. Salah satu definisi tentang E-Commerce adalah
segala bentuk transaksi perdagangan dimana transaksi
tersebut dilakukan secara elektronik.

Definisi E-Commerce

E-commerce dapat didefinisikan dari beberapa perspektif:

1. Proses Bisnis : menjalankan proses bisnis secara elektronik melalui
jaringan elektronik, menggantikan proses bisnis fisik dengan
informasi.

2.Layanan cara: bagi pemerintah, perusahaan, konsumen, dan
manajemen untuk memangkas biaya pelayanan/operasi sekaligus
meningkatkan mutu dan kecepatan layanan bagi konsumen

3. Komunikasi: pengiriman barang, jasa, informasi, atau pembayaran
melalui jaringan komputer atau sarana electronik lainnya

4. Perdagangan: penyediaan sarana untuk membeli dan menjual
produk, jasa, dan informasi melalui Internet atau fasilitas online lainnya

5. Pembelajaran: sarana pendidikan dan pelatihan online 
untuk sekolah, universitas, dan organisasi lain termasuk perusahaan

6. Kolaborasi: metoda kolaborasi antar dan intra organisasi

7. Komunitas: tempat berkumpul (mangkal) bagi anggota 
suatu masyarakat untuk belajar, mencari informasi, 
melakukan transaksi, dan berkolaborasi.

E-Commerce Media

Penggunaan media elektronik untuk melakukan 
perniagaan / perdagangan

–Telepon, fax, ATM, handphone, SMS
–Banking: ATM phone banking, internet banking
Secara khusus
–Penggunaan Internet untuk melakukan perniagaan

Components of EC

1. People
2. Public policy
3. Marketing and advertising
4. Support services
5. Business partnerships

Kemampuan E-Commerce

1. OTOMATISASI, proses otomatisasi yang menggantikan proses 
manual.(“enerprise resource planning”concept)

2. INTEGRASI, proses yang terintegrasi yang akan meningkatkan efisiensi 
dan efektivitas proses. (“just in time”concept)

3. PUBLIKASI, memberikan jasa promosi dan komunikasi atas produk dan 
jasa yang dipasarkan secara elektronik. (“electronic cataloging”concept)

4. INTERAKSI, pertukaran data atau informasi antar berbagai pihak yang 
akan meminimalkan “human error”(“electronic data 
interchange/EDI”concept)

5. TRANSAKSI, kesepakatan antara 2 pihak untuk melakukan transaksi yang 
melibatkan institusi lainnya (pihak ketiga) sebagai pihak yang menangani 
pembayaran (“electronic payment”concept)

Layanan E-Commerce Khas Indonesia

•Contoh layanan khas Indonesia

–Wartel & Warnet
–SMS
–Berganti-ganti handphone (lifestyle?)
–Dsb.

•Peluang bisnis baru yang khas Indonesia
–SMS-based applications
–nonton TV dengan chatting
–Games, kuis
– Dsb.

Manfaat E-Commerce

- Menambah pasar
- Mengurangi biaya produksi dan promosi
- Mengurangi biaya inventory
- Mengurangi biaya komunikasi
- Hampirtidak terlihat perbedaan antara perusahaan besar
dan kecil
- Memudahkan konsumen memilih barang, 24 jam nonstop
- Mempercepat dan mempermudah transaksi, anywhere
- Memungkinkan barang dijual lebih murah

E-Business vs E-Commerce

- e-Commerce: membeli dan menjual melalui media
elektronik (digital).

- e-Business: tidak hanya sekedar e-Commerce,tapi
tentang merubah model bisnis tradisional, dengan
dukungan dari teknologi informasi, untuk
memaksimalkan “customer value” (the overall
strategy).

Apakah E-Business itu?

E-Business merupakan kegiatan berbisnis di Internet yang
tidak saja meliputi pembelian, penjualan dan jasa, tapi juga
meliputi pelayanan pelanggan dan kerja sama dengan rekan
bisnis (baik individual maupun instansi).

E-business adalah praktek pelaksanaan dan pengelolaan
proses bisnis utama seperti perancangan produk,
pengelolaan pasokan bahan baku, manufaktur, penjualan,
pemenuhan pesanan, dan penyediaan servis melalui
penggunaan teknologi komunikasi, komputer, dan data yang
telah terkomputerisasi.


Kerangka Dasar E-Business

1.INFRASTRUCTURE FRAMEWORK
2.REGULATORY FRAMEWORK
3.ORGANIZATIONAL FRAMEWORK
4.FINANCIAL FRAMEWORK

PENDAHULUAN
Umumnya orang menganggap bahwa e-business adalah belanja online 
atau membeli barang melalui Web, Jika mereka ditanya apa definisi e￾business, jawabannya sederhana e-business adalah berbisnis secara 
online.

Belanja melalui web adalah sebagian kecil dari kegiatan e-business. 
dan E-business yang sering disitilahkan dengan perdagangan 
elektronik merupakan salah satu bentuk aktivitas yang menggunakan 
media internet sebagai sarana menjalankan bisnis secara online.

E-BUSINESS dalam pengertian The Business Internet bukan sekedar 
bertransaksi secara online, tetapi bagaimana perusahaan 
menggunakan kekuatan informasi digital untuk memahami kebutuhan 
dan preferensi setiap pelanggan atau mitra bisnisnya, untuk 
menyesuaikan produk ( barang dan jasa ) sesuai dengan keiinginan 
mereka dan menyampaikan secara cepat melalui saluran komunikasi internet

Sejak lahirnya internet pada tahun 1985 hingga medio ini, 
pertumbuhannya sangat menakjubkan dan hal ini merupakan 
sebuah perubahan yang sangat besar di era globalisasi yang 
dapat mengubah cara orang membeli dan menjual produk atau 
jasa.

Beberapa masalah yang masih menjadi kendala dalam 
mengembangkan bisnis di Internet

1. Sebagian masyarakat belum siap menerima kemajuan teknologi 
dalam membawa perubahan cara berkomunikasi dan berbisnis.
2. Sebagian masyarakat taraf pendidikannya belum terdidik dalam 
menerima teknologi maju.
3. Sebagian masyarakat menganggap bahwa akses internet suatu 
yang sangat mahal, terlebih-lebih untuk akses global.

Kelebihan yang diakui oleh pelaku bisnis di Internet :

1. Mudah dan murah untuk memulainya
2. Dapat menekan biaya promosi
3. Biaya operasional dan biaya pegawai menjadi rendah.
4. Dapat dijalankan sendiri dari rumah dan secara otomatis.
5. Konsumen tidak dibatasi ruang dan gerak karena ada di seluruh 
dunia, sehingga mudah diraih

1. INFRASTRUCTURE FRAMEWORK

1.1. Kebijakan Prioritas E-Business
Yaitu sebelum memulai suatu bisnis dengan menggunakan media atau 
sarana internet ada beberapa hal yang perlu dilakukan seperti :

a.Rencanakan secara matang apa yang dijual dan apa kira-kira yang 
banyak dibutuhkan orang.
b.Pertimbangkan aspek bisnis seperti masalah perpajakan, pengiriman 
barang, masalah transaksi, masalah keamanan transaksi dan lain 
sebagainya
c. Memperhitungkan resiko yang mungkin timbul dengan 
menggunakan transaksi online dan dibandingkan dengan 
keuntungan yang akan diperoleh.
d. Mendesain situs dengan tampilan yang menarik. Untuk 
merancang sebuah situs apakah dirancang sendiri ataukah 
menggunakan jasa profesional.
e. Adanya suatu sikap dan keinginan yang kuat untuk tetap 
eksis 
dalam memelihara kredibilitas bisnis dan mempertahankan 
konsumen yang telah dimiliki.

1.2. Infrastruktur Teknologi Infromasi dan Telekomunikasi.

Yaitu, e-business bergantung pada suatu jaringan telekomunikasi
yang modern dan menyatu pada peralatan komputer serta
informasi yang terhubung. Sehingga pertimbangan dalam hal ini ,
meliputi :

a. Kepemilikan hardware dan sofware yang mendukung
kelancaran kegiatan e-business perusahaan.
b. Penggunaan saluran telekomunikasi yang mendukung
kelancaran e- business.
c. Pemilhan Internet Service Provider ( ISP ) yang mendukung
kelancaran e-business.

1.3. Standar Teknis untuk E-Business

Standar adalah suatu hal kritis yang harus diperhatikan
dalam mencapai kesuksesan komersial jangka panjang
pada internet sebagaimana dapat memperbolehkan produk
dan jasa dari penyedia yang berbeda untuk bekerja sama

2. REGULATORY FRAMEWORK ( Kerangka Hukum )

Yaitu pertimbangan yang menyangkut kebijakan dan peraturan yang berkaitan
dengan pelaksanaan e-business.:

2.1. Kebijakan
Untuk menumbuhkan saling percaya dalam bisnis elektronik sebaiknya
perusahaan mengambil suatu kebijakan yang dapat meliputi :

a. Transparasi dalam pelayanan, peraturan dan persyaratan
b. Pertukaran dan pemrosesan data bisnis secara elektronik, seperti :
dokumen perusahaan, keamanan pertukaran data dan kekuatan
pembuktian data elektonik.
c. Memperhatikan ketentuan hukum untuk e-business dari otoritas
regulator seperti : jenis dan cara pemungutan pajak, perlindungan
konsumen, hak kekayaan intelektual, ketentuan mengenai
perikatan khusus dan lain sebagainya.

2.2. Peraturan
yaitu mempetimbangkan dan memperhatikan peraturan yang berlaku
seperti :

a. Peraturan mengenai kejahatan yang dilakukan melalui internet
b. Peraturan mengenai pelanggaran hak individu
c. Peraturan mengenai pelanggaran hak cipta.
d. Peraturan mengenai mekanisme e-business.
e. Peraturan dalam pemanfaatan teknologi informasi dalam e-business.
f. dan lain sebagainya

3. ORGANIZATIONAL FRAMEWORK ( Kerangka organisasi )

Berbisnis secara elektronis adalah bisnis yang serius, karena itu
pengelolaan bisnis melalui media internet harus dapat dilakukan
secara konsisten dan berkualitas.

4. FINANCIAL FRAMEWORK ( Kerangka Keuangan )

Perusahaan yang akan terjun kedalam bisnis secara
elektronik tentu akan menghitung seberapa besar jumlah
investasi yang akan dikeluarkan oleh perusahaan untuk
melakukan kegiatan bisnis tersebut, kemudian perusahaan
akan membandingkan dengan seberapa besar manfaat yang
akan diperoleh dengan melaksanakan bisnis melalui internet,
khususnya dalam bentuk keuntungan finansial.

UJIAN TENGAH SEMESTER E-BUSINESS

UJIAN TENGAH SEMESTER E-BUSINESS NAMA : Tiger Leonardo NIM     : 3170195 SOAL 1. Jelaskan infrastruktur apa saja yang harus ada ...